Social Icons

Pages

Friday, June 19, 2009

Tuhan Bekerja Secara Misterius

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Maret 10, 2009

Begitu kesimpulan pembicaraanku dgn seorang teman wanitaku 2 thn silam (yg karena suatu hal yg tak ingin ku bicarakan dengannya) menjadi jauh. Walaupun dekat, tp rasanya begitu jauh.
Kesimpulan ini dibuat ketika kita menyadari bahwa kita gak pernah tau kapan kita jatuh cinta, kapan kita bisa melupakan, atau tidak sama sekali.
Kalimat ini pula yg kembali terusik ketika perasaan mellow-meminjam istilah GA FF-ku ini muncul selama 3 minggu terakhir ini.
Udah hampir 1 thn ini perasaan itu gak muncul lagi, walaupun dekat dgn beberapa wanita tapi rasa “click” itu belum muncul juga.
Aku memang orang yang gak pernah mudah untuk melupakan bahkan menghapus kenangan di otakku, apalagi jika kenangan itu berkaitan dgn perasaan. Hanya dalam kenanganlah orang bisa hidup abadi tanpa harus merasakan udara.
Mimpi, adalah bukti bahwa alam bawah sadar dimana peristiwa yg pernah terjadi terekam dengan benar dalam hidupku. Maka, tak heran jika ternyata aq bisa memimpikan dia..bahkan lengkap dengan kedua orang tuanya. Masih segar juga dalam ingatanku, kata terakhir yg ku ucapkan dimalam perpisahan itu dengan memegang kepalanya (ini tanda bahwa aq siap menjadi Guardian Angel-nya (meminjam istilah SPV FF)) dan meluncur kalimat itu…”Aku…(off the record).
Sebuah kalimat yg terlalu muluk dalam usia yg terlalu muda dan (menurut orang) terlalu termehek-mehek.
Kalimat itu sempat menghantuiku beberapa saat hingga perempuan itu datang mengatakan “mantra” yg menghapus kalimat yg menghantuiku. Entah kenapa, aku lupa dengan kalimat “mantra” itu karena selang tak berapa lama ternyata Tuhan juga menghapus rasa “click”ku itu padanya.
Kalimat berhantu itu terlalu kuat untuk dihapus oleh “mantra” yg hanya sesaat, layaknya setitik air di padang tandus yg masuk dalam mulutku saat itu.
Tak pernah seumur hidup aq merasakan seperti ini. Merasakan dicinta namun enggan mencintai, keraguan untuk seutas harapan tinggi ternyata tak mampu membawa ke Surga Firdaus. Tempat dimana aku dan dia akan berada untuk mengikuti jejak pendahulu kami.

(semacam calon lirik, inspiring dari seorang teman yg tak pernah lupa dgn kenangan)

PS: hanya lirik mentah

Perempuan Berjilbab Biru (Behind The Song of Ada-Faiz and The MP3)

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Maret 11, 2009

Tepat 3 tahun yang lalu, tanggal ini, aku pertama melihatnya. Tidak pernah ku menyangka bisa melihat dia saat dimana teman-temannya terlelap dalam tidur. Sungguh, peristiwa yang tak kan pernah ku lupakan, perempuan itu tertidur dengan wajah yg bersinar. Tak ada raut lelah ataupun mengeluh karena dia tertidur beratapkan langit tanpa tembok yg menjaganya dari angin malam yg dingin itu. Ku tatap wajahnya hanya 1 menit saja dan kemudian ku tersadar dengan suara adzan subuh.
Pukul 05.00, dia terbangun karna suara adzan. Ya Tuhan, ternyata engkau telah menciptakan makhluk indah yg baru ku sadari saat itu. Dia terbangun, mukanya terlihat layaknya orang bangun tidur. 10 detik aku melihat wajahnya saat itu, sangat cantik.
Lain waktu, ku melihatnya. Tak pernah ku menyangka akan kembali bertemu dengan dia, walaupun ku sangat berharap.
Ada…begitu teman-temannya memanggil namanya. Dia sangat suka melihat konser musik, sungguh nyaman melihat dia berlompat2 mengikuti gaya vokalis band yg ditontonnya. Peluh keringat ternyata tak membuat dia lelah, wajahnya semakin ceria.
Entah kenapa, aku enggan memilikinya untuk melengkapi diriku. Karena ku yakin dia sedang menikmati dunianya yang bebas. Bukan karena cinta tak harus memiliki, namun karena cinta layaknya membuka tangan untuk dihinggapi kupu-kupu.

Sekali berarti, sesudah itu mati! #2

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Maret 15, 2009

Tak ada seorang pun di dunia yang tak pernah punya impian, karena impianlah yang membuat kita hidup, HARAPAN.
Inti dari hidup adalah beranak-pinak. Bekerja, bersosialisasi, adalah bumbu dari perjalanan hidup hingga akhirnya…mati.
Pernahkah kita melihat realita sekitar? Bocah-bocah kecil tertawa lepas bercanda dengan teman kecil di perempatan jalan sambil menadahkan tangan meminta berapa rupiah dari pengendara. Kemana otak orang tua mereka? Tahukah mereka jika anak-anak itu adalah inti dari tujuan hidupnya?
Sekali berarti, sesudah itu mati. Layaknya sebuah kenikmatan seksual yang dirasakan manusia. Setelah itu, mereka berjalan di dunia itu seperti biasa. Kehidupan itu ada di beberapa lokalisasi prostusi dan pada pelaku prostitusi di belahan dunia. Itu adalah pilihan mereka, bukan karena mereka tak mau bekerja selain itu, tapi ada alasan yg menurut mereka benar untuk melakukan itu. Bukan sebuah kesalahan jika dalam diri mereka merasa benar. Tapi hidup di dunia tak sendiri bukan?
Gajah mati meninggalkan gading, dan tak ada gading yang tak retak. Manusia mati meninggalkan nama dan kenangan baik atau buruk. Layak Chairil Anwar, dikenal dan dibanggakan setelah dia mati. Karna dialah perangkai kata, “Sekali berarti, sesudah itu mati”.

Ku meninggalkanmu karena ada yang lebih

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Maret 18, 2009

Jangan salahkan aku jika ku tak setia seperti yang kau kira
Elegi yang kau ceritakan dalam perjalanan kita saat itu tak cukup menahanku
Karena cinta tak cukup sayang..
Ada realita yang harus kita jalani…
Tak ingin ku meninggalkan mu tanpa ada kenangan dan cerita
Waktu yang kita habiskan sudah cukup untuk sebuah cerita
Karena cinta tak cukup sayang…
Ada realita yg kita hadapi di depan kita…
Pedih dan perih hanya sementara kita rasakan
Tak kan ada luka yang kau rasakan
karena cinta itu luka…
(sebuah calon lirik, inspiring by Ardi Firmansyah)

10 Tanda Kecanduan Facebook

Ditulis oleh faizmh™ di/pada Maret 19, 2009

1. Facebook telah menjadi homepage internet di komputer atau laptop Anda.
2. Anda mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomen tari perubahan status teman.
3. Daftar teman Anda sudah melebihi angka 500 orang dan setengahnya hampir tidak dikenal.
4. Bila sedang jauh dari komputer, Anda mencek facebook melalui Black Berry, iPhone, atau ponsel pintar lainnya.
5. Rajin membaca profil teman lebih dari dua kali sehari, meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag Anda di fotonya.
6. Anda mengubah profile foto lebih dari 12 kali.
7. Anda membaca artikel ini sambil mencek facebook.
8. Anda membersihkan “wall” agar terlihat sudah lama tidak masuk ke fb.
9. Anda menjadi anggota lebih dari 10 grup dan merespons setiap
undangan meski sebenarnya tak berminat.
10. Anda mengubah status hubungan hanya untuk meningkatkan popularitas di facebook.
( Dari berbagai sumber )

Copas dari milis mediacare

FACEBOOK mengancam kesehatan mental!

Ditulis oleh faizmh™ di/pada April 17, 2009

Tulisan ini muncul di Forum-Pembaca- Kompas@yahoogroups. com, Senin,
March 2, 2009. Menarik juga buat disimak.

http://perempuan. kompas.com/ read/xml/ 2009/03/02/ 13092730%
20/facebook. mengancam. kesehatan. mental

Beberapa waktu lalu muncul laporan mengenai tanda-tanda orang
kecanduan Facebook atau situs jejaring sosial lainnya, misalnya Anda
mengubah status lebih dari dua kali sehari dan rajin mengomentari
perubahan status teman. Anda juga rajin membaca profil teman lebih
dari dua kali sehari meski ia tidak mengirimkan pesan atau men-tag
Anda di fotonya.

Laporan terbaru dari The Daily Mail menyebutkan, kecanduan situs
jejaring sosial seperti Facebook atau MySpace juga bisa membahayakan
kesehatan karena memicu orang untuk mengisolasikan diri. Meningkatnya
pengisolasian diri dapat mengubah cara kerja gen, membingungkan
respons kekebalan, level hormon, fungsi urat nadi, dan merusak
performa mental. Hal ini memang bertolak belakang dengan tujuan
dibentuknya situs-situs jejaring sosial, di mana pengguna
diiming-imingi untuk dapat menemukan teman-teman lama atau berkomentar
mengenai apa yang sedang terjadi pada rekan Anda saat ini.

Suatu hubungan mulai menjadi kering ketika para individunya tak lagi
menghadiri social gathering, menghindari pertemuan dengan teman-teman
atau keluarga, dan lebih memilih berlama-lama menatap komputer (atau
ponsel). Ketika akhirnya berinteraksi dengan rekan-rekan, mereka
menjadi gelisah karena “berpisah” dari komputernya.

Si pengguna akhirnya tertarik ke dalam dunia artifisial. Seseorang
yang teman-teman utamanya adalah orang asing yang baru ditemui di
Facebook atau Friendster akan menemui kesulitan dalam berkomunikasi
secara face-to-face. Perilaku ini dapat meningkatkan risiko kesehatan
yang serius, seperti kanker, stroke, penyakit jantung, dan dementia
(kepikunan), demikian menurut Dr Aric Sigman dalam The Biologist,
jurnal yang dirilis oleh The Institute of Biology.

Pertemuan secara face-to-face memiliki pengaruh pada tubuh yang tidak
terlihat ketika mengirim e-mail. Level hormon seperti oxytocin yang
mendorong orang untuk berpelukan atau saling berinteraksi berubah,
tergantung dekat atau tidaknya para pengguna. Beberapa gen, termasuk
gen yang berhubungan dengan sistem kekebalan dan respons terhadap
stres, beraksi secara berbeda, tergantung pada seberapa sering
interaksi sosial yang dilakukan seseorang dengan yang lain.

Menurutnya, media elektronik juga menghancurkan secara perlahan-lahan
kemampuan anak-anak dan kalangan dewasa muda untuk mempelajari
kemampuan sosial dan membaca bahasa tubuh. “Salah satu perubahan yang
paling sering dilontarkan dalam kebiasaan sehari-hari penduduk Inggris
adalah pengurangan interaksi dengan sesama mereka dalam jumlah menit
per hari. Kurang dari dua dekade, jumlah orang yang mengatakan bahwa
tidak ada orang yang dapat diajak berdiskusi mengenai masalah penting
menjadi berlipat.”

Kerusakan fisik juga sangat mungkin terjadi. Bila menggunakan mouse
atau memencet keypad ponsel selama berjam-jam setiap hari, Anda dapat
mengalami cidera tekanan yang berulang-ulang. Penyakit punggung juga
merupakan hal yang umum terjadi pada orang-orang yang menghabiskan
banyak waktu duduk di depan meja komputer. Jika pada malam hari Anda
masih sibuk mengomentari status teman Anda, Anda juga kekurangan waktu
tidur. Kehilangan waktu tidur dalam waktu lama dapat menyebabkan
kantuk berkepanjangan, sulit berkonsentrasi, dan depresi dari sistem
kekebalan. Seseorang yang menghabiskan waktunya di depan komputer juga
akan jarang berolahraga sehingga kecanduan aktivitas ini dapat
menimbulkan kondisi fisik yang lemah, bahkan obesitas.

Tidak heran jika Dr Sigman mengkhawatirkan arah dari masalah ini.
“Situs jejaring sosial seharusnya dapat menjadi bumbu dari kehidupan
sosial kita, namun yang kami temukan sangat berbeda. Kenyataannya
situs-situs tersebut tidak menjadi alat yang dapat meningkatkan
kualitas hidup, melainkan alat yang membuat kita salah arah,”
tegasnya.

Namun, bila aktivitas Facebook Anda masih sekadar sign in,
mengonfirmasi friend requests, lalu sign out, tampaknya Anda tak perlu
khawatir bakal terkena risiko kanker, stroke, bahkan menderita pikun.

DIN
Sumber : The Daily Mail

Nah, setelah membaca tulisan itu, mungkin sudah waktunya kita agak
mengambil jarak dari kegiatan pesbuk. Salam!

This email is confidential and sent for the intended recipient only.
Distributing, copying, and/or taking any action on the contents of
this information is strictly prohibited. I am not responsible for any
loss or damage caused by this email or attachments.

Kopral Jabrik<>

Copas dari Milis Media Jogja

 

Sample text

Sample Text

English French German Spain Italian Dutch
Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Sample Text


SELAMAT DATANG

Ini adalah bagian dari website www.faizperjuangan.com, milik Faiz Mudhokhi. Sebelum menjadi Guru BK di SMKN 3 Yogyakarta, Faiz bergelut di dunia Marketing Communication, event organizer, dan creative concept event. Faiz ingin tetap bisa share dan diskusi dengan teman-teman tentang bidang yang tetap menjadi "kegiatan sampingan" Faiz. Silahkan berikan saran/pertanyaan melalui faiz@faizperjuangan.com